Company Profile

Certification


Pertemuan Ilmiah Regional XXIV Dokter Spesialis Neurologi se-Jateng & DIY

Kota Purwokerto terpilih sebagai tempat penyelenggaraan Pertemuan Ilmiah Regional (PIR) XXIV Dokter Spesialis Neurologi se-Jateng & DIY pada 13-15 Juli 2012. Acara yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Dokter Saraf Indonesia (Perdossi) cabang Banyumas dan bekerjasama dengan Departemen Neurologi RS Sardjito, RS Karyadi, RS Moewardi dan RS Margono ini diselenggarakan di Aston Premier Hotel Purwokerto dan membahas penyakit-penyakit saraf yang sering ditemui dalam praktek pelayanan medis sehari-hari di bidang neurologi, seperti stroke, demensia (kepikunan), epilepsi, nyeri (headache), neuro-paediatry, neuro-geriatry, neuro-infection dan vertigo.

Dalam partisipasinya, Ferron menggelar sesi simposium tentang Stroke yang bertema "The Role of Neuroprotectant for Management of Stroke" yang dihadiri kurang lebih 250 peserta. Ferron juga memfokuskan produk 'Neulin Injeksi 1000' sebagai pilihan high dose citicoline for Vascular Cognitive Impairment related stroke dan 'Neulin PS' sebagai pilihan untuk pencegahan Post-Stroke Dementia (Kepikunan pasca stroke). Pembicara utama pada sesi ini adalah dr Astuti, SpS (K) dan dr Dani Rahmawati, SpS (K).

Sementara pada sesi simposium lainnya, dr Dodik tugasworo, SpS (K) menjadi pembicara utama dengan fokus pemaparan mengenai berbagai perkembangan terkini penyakit stroke dan tren terapi pilihan terbaru, seperti preparat AX200, Dalfampridine, dan kontroversi kombinasi Clopidogrel dan Aspirin.

Simposium berjalan menarik dimana salah satunya terdapat sebuah pertanyaan dari Prof DR dr Rusdi Lamsudin, SpS (K) mengenai publikasi studi terbaru yang terdapat di 'The Lancet Journal' pada 11 Juni 2012 tentang kontroversi benefit Citicoline pada kasus stroke di beberapa pusat penelitian di Eropa (Jerman, Spanyol dan Portugal). Pertanyaan tersebut direspon oleh dr Dodik Tugasworo, SpS (K) dengan kesimpulan bahwa Citicoline tetap masih memiliki tempat sebagai pilihan untuk kasus stroke di Indonesia. Pendapat serupa tersebut juga didukung oleh Prof DR dr Amin Husni, SpS (K) (guru besar Fk-UNDIP RS Karjadi), dr Dani Rahmawari, SpS (K) dan Prof DR dr Moch Hasan Machfoed, SpS (K)- Ketua Umum Perdossi Pusat. Liputan Pit Hoi dari Purwokerto