Berita Terkini

Pos Pelayanan Terpadu Anyelir binaan Ikatan Karyawan Ferron (IKF) mendapat perhatian yang besar dari warga pada kegiatan awal Februari 2018. Selain kegiatan rutin, jadwal pemberian vaksin difteri menjadi alasan lain warga berkumpul di sana.

Diskusi Ilmiah Rudy Soetikno Memorial Lecture yang bertemakan “On a Pursuit of a Better Lymphoma Therapy” menghadirkan pembicara dari Jerman yakni Prof. Dr. Mathias Rummel, Head Department for Hematology Hospital of the Justus-Liebig University, Giessen, Germany.

Dexa Group menggelar acara Diskusi Ilmiah "Rudy Soetikno Memorial Lecture" untuk mengenang peran dan pengabdian Rudy Soetikno di bidang farmasi nasional pada Sabtu, 27 Januari 2018.

PT Ferron Par Pharmaceuticals meraih penghargaan Primaniyarta 2017 untuk kategori Pelopor Pasar Baru. Penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo kepada Direktur Utama PT Ferron Par Pharmaceuticals Krestijanto Pandji, di acara pembukaan Trade Expo Indonesia, di ICE Bumi Serpong Damai Banten, pada Rabu, 11 Oktober 2017.

PT Ferron Par Pharmaceuticals berpartisipasi dalam event Konferensi Nasional (KONAS) Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) yang dilaksanakan pada 22-23 September 2017 di Hotel Adimulia, Medan.

PT Ferron Par Pharmaceuticals (Ferron) berpartisipasi di Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) dan Pekan Ilmiah Nasional (PIN) Perhimpunan Dokter Spesialis Syaraf Seluruh Indonesia (PERDOSSI) 2017.

Dehidrasi atau kekurangan cairan dalam tubuh bisa terjadi tanpa disadari akibat terlalu lama berada di ruangan berpenyejuk udara. Jika tak segera diatasi, kondisi itu meningkatkan risiko penyakit ginjal. Karena Itu, konsumsi air minum harus sesuai kebutuhan setiap hari.

Orangtua perlu mengenali tanda-tanda kanker anak sejak dini. Harapannya, jika menemukan tanda itu, orangtua waspada dan segera membawa anaknya ke dokter. Jika ditemukan sejak dini, terapi kanker pada anak lebih mudah dilakukan dan tingkat keberhasilannya tinggi.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan akan memperkuat seluruh lini pencegahan dan penindakan atas peredaran obat-obatan dan pangan ilegal yang pada 2016 mencapai Rp120 miliar.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyerukan aksi sosial secara serempak untuk lebih peduli pada obat dan pangan yang aman dikonsumsi di berbagai seluruh penjuru Indonesia. Aksi tersebut digelar di berbagai daerah pada Ahad (26/2).

Pages